** Tentang Batas Kadaluarsa Produk **
Mungkin ada sebagian dari kita ada yang masih bingung atau penasaran,
tentang batas kadaluarsa suatu bahan makanan, minuman atau obat
Dalam dunia perdagangan dikenal dua jenis tanggal kedaluwarsa, yaitu
shelf life dan expiration date. Shelf life itu tanggal saat suatu produk
yang dibungkus akan mengalami perubahan secara kimia atau fisika secara
signifikan. Sedangkan expiration date adalah waktu ketika sebuah produk akan berubah setelah dibuka.
Kopi, jika masih dalam bungkus, bisa bertahan selama dua tahun (shelf
life). Sedangkan jika dibuka dan dimasukkan ke dalam kulkas, hanya akan
bertahan satu bulan (expiration date). Jus apel tahan selama delapan
bulan sebelum dibuka (shelf life), tetapi hanya tahan selama beberapa
hari setelah dibuka (expiration date).
Umumnya, tanggal yang
tertulis pada produk-produk adalah shelf life. Expiration date jauh
lebih singkat dari shelf life. Jadi, kalau sudah membuka kemasan suatu
produk, sebaiknya Anda segera menggunakannya.
Shelf life dan
expiration date ditentukan berdasarkan tiga hal: kestabilan kimia,
penguapan, dan faktor manusia. Kestabilan kimia tergantung pada jenis
bahan yang dipakai. Bahan-bahan tertentu dalam suatu produk dapat
berubah secara kimia sebagai fungsi waktu. Ini akan mempengaruhi fungsi
dan guna produk itu.
Yang dimaksud dengan penguapan adalah
penguapan cairan dalam produk. Penguapan dalam botol sukar dihindari
karena tutup botol biasanya tidak terlalu sempurna berfungsi. Penguapan
dapat mengakibatkan konsentrasi bahan kimia dalam produk itu mengalami
perubahan. Sedangkan yang dimaksud faktor manusia yaitu kelalaian kita,
seperti lupa menutup botol produk, mencampur suatu produk dengan produk
lain tanpa sengaja, atau masuknya debu, bakteri, dan sebagainya.
Sabtu, 23 Agustus 2014
** Tentang Batas Kadaluarsa Produk **
15.04
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar